Suahasil Nazara resmi menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk melanjutkan masa Kabinet Merah Putih 2024–2029.
Dalam menjalankan amanah tersebut, Suahasil menyampaikan bahwa salah satu tugas utamanya adalah menjaga keuangan negara dan memastikan pelaksanaan tugas Kementerian Keuangan tetap berjalan secara berkelanjutan.
Fokus Menjaga APBN dan Stabilitas Ekonomi
Suahasil menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan mendasar dalam pelaksanaan tugas Kementerian Keuangan. Ia akan melanjutkan fungsi kementerian, khususnya dalam menjaga APBN serta mendukung pertumbuhan dan stabilitas ekonomi.
Menurutnya, seluruh jajaran Kementerian Keuangan perlu tetap solid dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang sudah berjalan.
Selain menjaga APBN, Suahasil juga meminta seluruh pegawai Kementerian Keuangan menjalankan tugas dengan baik. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap Kementerian Keuangan.
Pengawasan Kepabeanan dan Cukai Diperkuat
Suahasil juga akan memperkuat pengawasan serta penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai.
Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan penerimaan negara sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Ia turut menginstruksikan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal, terutama rokok ilegal.
APBN Harus Kredibel dan Dipercaya Publik
Dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri Keuangan, Suahasil menempatkan kredibilitas APBN sebagai salah satu prioritas.
Ia menyatakan akan terus memastikan APBN dapat dipercaya, komunikasi publik dilakukan secara kredibel, serta pelaksanaan APBN tetap mendukung program prioritas pemerintah.
Dengan demikian, fokus awal Suahasil sebagai Menteri Keuangan mencakup keberlanjutan pelaksanaan tugas Kementerian Keuangan, menjaga APBN, mendukung stabilitas ekonomi, serta memperkuat pengawasan kepabeanan dan cukai.

